- Setel kecerahan (brightness) layar seminimal mungkin sampai batas Anda masih merasa nyaman. Suatu saat Anda membutuhkan kecerahan tinggi, seperti di luar ruang atau di bawah sinar matahari, Anda set lebih cerah, atau disetel ke mode otomatis. Hal ini agak merepotkan, tetapi tak setiap saat Anda butuh kecerahan tinggi bukan?.
- Matikan fitur “putar” layar. Fitur ini membutuhkan daya listrik. Nyalakan fitur ini bila Anda membutuhkan posisi layar ke lanskap. Biasanya pengguna lebih sering memakai smarthphone dalam posisi potret alias “berdiri”.
- Aktivitas yang paling memboroskan baterai adalah akses Internet. Untuk itu matikan sambungan ke Internet bila Anda sedang tidak menggunakannya.
- Matikan pula fitur Background data atau semacamnya yang membuat aplikasi dapat sinkronisasi atau update data kapan saja. Aktifkan fasilitas ini bila Anda sedang membutuhkannya saja.
- Matikan pula semua koneksi wireless seperti Bluetooth dan Wi-Fi bila Anda sudah tidak memakainya.
- Tampilan animatif seperti pada tampilan home beberapa smartphone juga mengonsumsi lebih banyak daya listrik. Matikan saja animasi seperti ini bila Anda sedang di perjalanan.
- Matikan pula fitur getar setiap tekan tombol menu. Anda tentu tidak setiap saat membutuhkan respon getar untuk setiap tekanan tombol.
Demikian cara penghematan baterai smartphone. Anda punya cara lain?


Sekarang Palm mengumumkan model baru Palm Pre yang menggunakan sistem operasi baru WebOS. Sistem operasi baru ini tidak lagi kompatibel dengan Palm yang lama. Seperti namanya, WebOS memang “berbau-bau” Web. Pembuat aplikasi akan menggunakan bahasa Web standar seperti CSS, XHTML, dan JavaScript. Dengan demikian, menurut pihak Palm, akan lebih banyak orang yang dapat membuat program aplikasi untuk peranti baru tersebut. Kan banyak sudah orang yang menguasai bahasa “internasional” Web itu, begitu alasannya.