Seperti dikemukakan pada posting sebelumnya, baterai smarthphone relatif boros. Tapi ada cara menghemat baterai yang cukup efektif. Berikut ini yang penulis lakukan.
  • Setel kecerahan (brightness) layar seminimal mungkin sampai batas Anda masih merasa nyaman. Suatu saat Anda membutuhkan kecerahan tinggi, seperti di luar ruang atau di bawah sinar matahari, Anda set lebih cerah, atau disetel ke mode otomatis. Hal ini agak merepotkan, tetapi tak setiap saat Anda butuh kecerahan tinggi bukan?.
  • Matikan fitur “putar” layar. Fitur ini membutuhkan daya listrik. Nyalakan fitur ini bila Anda membutuhkan posisi layar ke lanskap. Biasanya pengguna lebih sering memakai smarthphone dalam posisi potret alias “berdiri”.
  • Aktivitas yang paling memboroskan baterai adalah akses Internet. Untuk itu matikan sambungan ke Internet bila Anda sedang tidak menggunakannya.
  • Matikan pula fitur Background data atau semacamnya yang membuat aplikasi dapat sinkronisasi atau update data kapan saja. Aktifkan fasilitas ini bila Anda sedang membutuhkannya saja.
  • Matikan pula semua koneksi wireless seperti Bluetooth dan Wi-Fi bila Anda sudah tidak memakainya.
  • Tampilan animatif seperti pada tampilan home beberapa smartphone juga mengonsumsi lebih banyak daya listrik. Matikan saja animasi seperti ini bila Anda sedang di perjalanan.
  • Matikan pula fitur getar setiap tekan tombol menu. Anda tentu tidak setiap saat membutuhkan respon getar untuk setiap tekanan tombol.

Demikian cara penghematan baterai smartphone. Anda punya cara lain?

Skandal apa lagi ini? Gate biasanya diartikan sebagai skandal. Tapi battery gate yang dipakai sebagai bagian dari judul salah satu berita media online beberapa waktu lalu bukan dimaksudkan sebagai skandal. Ini lebih berkaitan dengan masalah baterai pada iPhone 4S.
     Seperti yang dikabarkan banyak media akhir-akhir ini, iPhone 4S mengalami masalah baterai yang lumayan serius. Banyak penggunanya yang menegeluh. Keluhan ini bahkan muncul tak seberapa lama setelah produk yang laris manis itu diluncurkan. Baterainya berkurang satu persen setelah satu sampai dua menit, bahkan ketika iPhone tidak sedang dipakai.
     Masalah ini dijawab oleh Apple dengan meng-update sistem operasinya ke iOS 5.0.1 pada 10 November lalu. Update ternyata tidak menolong. Pengguna masih mengeluhkan pendeknya umur baterai.
     Ada seorang developer aplikasi yang tidak mau disebut namanya mengamati masalah ini. Seperti dikatakannya kepada ZDnet.com, problem tersebut sebenarnya terletak pada software, bukan pada hardware-nya.
     Kesimpulan itu didapat dari pengamatannya pada iPhone yang dibeli di tempat yang sama dan menggunakan operator (AT&T) yang sama juga. Tetapi kedua smartphone memiliki konfigurasi dan aplikasi terinstal yang berbeda. Salah satunya merupakan test bed untuk pengembangan aplikasi yang ia lakukan, yang lain memiliki konfigurasi bisa yang sama dengan iPhone lainnya. Smartphone yang memiliki konfigurasi biasa yang tidak diubahnya tersebut mengalami masalah baterai.
     Bahwa software yang lebih menjadi biang masalahnya juga telah diperkuat oleh pengalaman seorang editor dari ZDnet.com. Editor tersebut meng-update OS iPhone 4 miliknya ke iOS 5.0.1. Setelah update ia mengalami masalah baterai. Padahal sebelum update OS, baterainya tidak bermasalah dan justru lebih awet.
     Dari kedua kejadian tersebut untuk sementara kita dapat berkesimpulan bahwa sistem operasi berperan penting pada keawetan baterai. Pertanyaannya sekarang, sistem operasi mana yang lebih dapat menghemat baterai pada smarthphone? iOS, Android, Symbian, BlackBerry OS, MeGo, Bada, atau lainnya?

Smartphone berlayar sentuh dan lebar itu memang menyenangkan. Produk keluaran baru seperti Samsung Galaxy S II dan beberapa model dari HTC dan juga LG, memiliki layar hingga 4,3 inci. Apa saja bisa ditampilkan dengan jelas, baik itu foto, halaman Web, maupun tampilan dokumen seperti spreadsheet. Huruf-huruf dapat diperbesar dan tampilan dapat di-zoom secara mudah dengan hanya sentuhan di layar.

Desain smartphone kategori high-end ini umumnya juga sangat bagus. Fasilitas yang menyertainya juga menggiurkan, seperti kamera resolusi tinggi yang bisa merekam video high-definition. Pokoknya semuanya tampak menarik dan kelihatan begitu sempurna. Tapi benarkah demikian?

Ternyata memang tak ada gading yang tak retak. Begitulah memang dunia. Kesempurnaan hanya milik-Nya.

Kelegaan layar dan kecanggihannya harus ditukar dengan umur baterai yang sangat pendek. Seberapa pendek? Sangat pendek! Kalau smarthphone itu sering dipakai, tak sampai sehari harus charge ulang.

Ini barangkali sangat mengecewakan, terutama bagi mereka yang belum pernah memiliki smartphone layar sentuh.

Awalnya penulis duga borosnya baterai itu disebabkan oleh kombinasi layar lebar dan layar sentuhnya. Tetapi seorang teman yang juga baru memiliki smartphone layar sentuh, dengan ukuran layar yang lebih sempit juga mengeluhkan hal yang sama. Dia bilang OS Android yang jadi biangnya. Alasannya, smartphone lain dengan OS yang sudah lama terkenal, yang juga berlayar sentuh dan lebar, baterainya lebih awet.

Nah lo! Jadi benarkah Android yang bikin boros baterai? Tentu tidak boleh buru-buru menghakiminya. Masih perlu diadakan pengujian dan testimoni dari beberapa pemakai untuk mengungkap masalah ini.

Seorang pramu niaga smartphone di Jakarta Selatan mengatakan, baterai smartphone umumnya memang pendek. “Blackberry juga boros baterai Pak,” ungkapnya. O begitu ya rupanya.

Bagaimana dengan pengalaman Anda? Mungkin Anda telah menggunakan smartphone sejak lama. Anda berpendapat sama bahwa smartphone memang boros baterai?

TV 3D kini sudah tersedia walaupun belum ada siaran TV 3D. Setidaknya beberapa bulan mendatang baru akan bermunculan stasiun TV yang menyiarkan program 3D. Beberapa jaringan televisi seperti ESPN dan Discovery bulan-bulan mendatang akan menyajikan program 3D. Sementara ini TV 3D bisa dipakai untuk memutar film Blu-ray 3D seperti Avatar yang populer itu.

TV 3D dari Samsung yang dirilis beberapa minggu lalu sudah tersedia di toko online seperti Amazon.com. Dua model di antaranya adalah Samsung UN46C7000 dan UN55C7000 yang masing-masing berlayar 46 dan 55 inci. Harganya sekitar 3.000 dolar.

Uniknya TV Samsung itu tidak hanya untuk menayangkan film dari Blu-ray player atau siaran TV 3D, tetapi juga dapat digunakan untuk akses Internet. Koneksi ke Internet bisa melalui wireless LAN maupun kabel Ethernet. Selain itu, TV ini dilengkapi dengan port USB sehingga dapat untuk memutar video atau menampilkan foto dari USB drive.

Untuk melihat tayangan 3D, dibutuhkan kacamata khusus. Samsung menyediakan kacamata itu yang dijual terpisah. Kacamata itu fungsinya menutup mata kanan dan kiri secara bergantian ketika gambar TV menayangkan gambar untuk mata kanan dan kiri secara bergantian pula. Pergantian itu berkecepatan tinggi, dan hal tersebut menimbulkan efek 3-dimensi, seperti yang dikemukakan oleh 3D TV Buying Guide.

 Anda berminat? Samsung bulan-bulan ini melakukan demo produknya di beberapa kota di Indonesia.

Beberapa waktu lalu banyak yang mengeluhkan biaya komunikasi melalui handphone (ponsel) di Indonesia masih mahal. Untungnya akhir-akhir ini, tarif bicara dan SMS sudah banyak turun. Ini berkah dari persaingan antaroperator yang demikian ketat.

Kalaupun kita masih mengeluhkan biaya komunikasi itu mahal, kita tak sendirian. Di negara yang super maju, yaitu Amerika Serikat, warganya masih mengeluhkan biaya komunikasi lewat ponsel yang masih mahal.

Tidak itu saja, menurut kolumnis Computer World, Mike Elgan, para operator di Paman Sam itu masih curang. Dia merinci 10 kecurangan operator. Salah satunya ya soal tarif. Menyitir hasil jajak lembaga survei, Elgan mengemukakan bahwa Amerika Serikat tergolong pada tiga negara (termasuk Kanada dan Spanyol) yang paling mahal tarif komunikasi wireless-nya. Warga Amerika rata-rata harus membayar US$635,85 per tahun untuk operator ponsel (bandingkan dengan warga Belanda yang cuma bayar US131,44 per tahun).

Nah, berapa rupiah per tahun tagihan ponsel Anda?

Seperti juga WordPress, Joomla merupakan software CMS (content management system) yang gratis. Dengannya Anda dapat membuat website tanpa harus tahu pemrograman web seperti HTML. Anda tinggal download dan menginstalnya, jadilah sebuah web yang tinggal Anda isi.

Seperti juga WordPress, Joomla menyediakan aneka template. Aneka template tersedia, tidak hanya dari sisi desain, tetapi juga fungsi. Anda dapat memilih template untuk portal berita, untuk e-commerce, dan lain-lain.

Bila Anda ingin membuat website iklan baris, ada template untuk Joomla, yaitu AdsManager. Template ini akan menjadikan website Anda menampilkan iklan-iklan baris yang bergambar. Yang Anda lakukan hanya merancang menu-menunya dan sedikit mengatur desainnya.

Kalau Anda berminat membuat situs iklan baris, ada buku yang bisa Anda pelajari: “Membuat Situs Iklan Baris berbasis Joomla!”. Panduannya relatif lengkap. Kalau Anda sebelumnya tidak familiar dengan Joomla, tidaklah masalah. Buku ini menjelaskannya mulai dari download software Joomla, memasangnya di PC lokal (sementara Anda belum menyewa webserver), sampai meng-upload ke server bila Anda sudah siap meng-online-kan situs Anda.

Buat situs iklan

Buku karangan D. Ardhy Artanto setebal 96 halaman ini diterbitkan oleh majalah InfoKomputer seharga Rp 25.000.

TouchPad Gesture: Linear Scrolling from Synaptics Company on Vimeo.