Setelah membaca buku “Diet Sehat Golongan Darah untuk Mencegah dan Mengobati Alergi” karangan Dr. Peter J. D’Adamo sempet terkaget-kaget. Kopi hanya boleh diminum sekali-sekali, padahal sekarang saya minum 3 sampai 4 cangkir per hari. Kok bisa ya, kopi bisa jadi penyebab alergi!

Biasanya yang jadi penyebab alergi itu kanseafood, obat antibiotik, telur, dsb. Kacang tanah juga masih bisa diterima sebagai penyebabnya. Dulu waktu saya dites alergi, kacang tanah memang jadi salah satu penyebab alergi. 

Sebagai ganti kopi, yang sangat dianjurkan adalah teh hijau.Teh hijau dapat mencegah iritasi selain obat alergi.

Yang mengagetkan juga adalah tempe. Lauk favorit yang hampir tiap hari hadir di meja makan ini, untuk golongan darah B seperti saya, sebaiknya tidak dikonsumsi. Semua produk dari kedelai sebaiknya dihindari, tidak hanya susu kedelai, tapi juga tahu. Berarti saya nggak bisa makan “gorengan” lagi.

Lalu yang lebih mengagetkan, buah kesayangan, alpukat, juga disarankan untuk tidak dimakan. Termasuk juga tomat, yang tidak disangka, tidak baik untuk saya yang alergis dan bergolongan darah B. Kesemek, buah kampung yang “krenyes-krenyes” itu juga harus saya jauhi.

Tapi nggak masalahlah, daging ayam yang memang kurang saya suka itu bisa diganti dengan daging sapi atau bahkan kambing muda. Pisang masih boleh, melon masih ok, dan semangka malah dianjurkan.

Advertisements