Setelah install Google Desktop, saya merasa informasi begitu mudah dan cepat diperoleh. File apapun yang ada di PC, termasuk email-email lama, mudah ditemukan.

Pencet Ctrl dua-kali, muncullah kolom pencarian. Ketikkan apa saja pada kolom ini, Google dengan segera menyajikan daftar, entah file atau email yang mengandung kata itu. Kata tersebut tidak harus bagian nama file, tetapi juga isi file atau dokumen yang Anda cari.

Jadinya sekarang tidak perlu lagi mengingat-ingat, di folder mana file berada. Demikian pula kalau Anda perlu cari pesan email maupun attachment-nya. ketik saja apa yang Anda ingat. Segera muncul daftar di popup window, tinggal klik file atau pesan yang dimaksud.

Informasi benar-benar di ujung jari!

Kalau dipikir-pikir, tidak ada lagi gunanya mengorganisasikan file-file ke folder. Kalau sebelum pakai Google Desktop, folder-folder itu kan untuk mempermudah cari file. Sekarang tidak perlu lagi mengingat-ingat letak file. Di mana pun letak file, akan mudah menemukannya.

Setidaknya berkurang satu aktivitas mengingat. Lumayan, karena masih banyak yang perlu kita ingat.

Tetapi di balik itu, kita jadi kurang melatih otak untuk mengingat. Konon katanya, semakin kurang aktivitas otak semakin cepat menuju kepikunan. Hah? Sampai sejauh itukah dampak negatif Google Desktop?

Advertisements