Seorang mahasiswa Computer Science di Universitas Helsinki membuat software sistem operasi. Teman-temannya diminta untuk memberikan masukan tentang karya barunya itu. Itu terjadi 16 tahun yang lalu, yakni tahun 1991, ketika mahasiswa ini baru berumur 22 tahun.

Linus Torvalds, sang mahasiswa itu, tidak menyangka kalau sistem operasi yang diberinya nama Linux itu menjadi sangat populer seperti sekarang. Kini Linux sudah sangat populer sebagai alternatif dari sistem operasi Microsoft Windows. Bahkan vendor besar seperti Dell, HP, dan Lenovo, mulai berkomitmen untuk memasang Linux pada produknya.

Yang menarik, Torvalds menjaga Linux tetap gratis sampai hari ini. Siapa pun dapat memakai Linux dan tidak perlu beli. Para pemakai dapat download dari Internet. Kalaupun  harus beli dari vendor Linux, harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan Microsoft Windows. Vendor ini hanya sekedar menambahi versi Linuxnya dengan beberapa aplikasi dan menyediakan dukungan purna jual kepada pembelinya.

Linux telah dan akan menjadi sistem operasi yang handal karena dikembangkan oleh banyak programmer. Siapa pun dapat membuat perubahan, menambahi feature, atau melakukan penyempurnaan lainnya pada Linux, dan melaporkan perubahan itu pada komunitas kembali. Jadi Linux yang sekarang ada adalah hasil dari pengembangan bersama.

Linux semakin populer kini. Tidak hanya dipakai sebagai sistem operasi PC, tetapi para vendor peranti mobile telah mengunakannya pula untuk produknya. Para vendor handphone akan semakin memperbanyak produk yang menggunakan software ini.

Jadi bila Anda sudah merasa kemahalan dan keberatan untuk membeli sistem operasi Windows, mengapa tidak menggunakan Linux saja?

Advertisements