Vendor-vendor PC besar seperti Hewllet-Packard (HP), Dell, dan Lenovo telah menyatakan akan lebih banyak meluncurkan produk yang menggunakan sistem operasi Linux. Pada Linux World Conference & Expo awal Agustus 2007 lalu HP mengumumkan akan meluncurkan data center yang dijalankan oleh sistem operasi Linux. Sejauh ini HP telah meluncurkan server berbasis Linux.

Demikian juga dengan Lenovo, vendor PC terbesar ketiga ini akan meluncurkan notebook Thinkpad bersistem operasi Linux dari Novell (SuSE) pada kuartal keempat 2007 ini. Sebelumnya Lenovo telah mensertivikasi Thinkpad untuk digunakan dengan Linux, tetapi belum menyediakan sistem operasi ini secara langsung kepada pelanggannya.

Lain lagi dengan Dell, vendor besar PC ini sudah meluncurkan produknya bersama dengan Linux Ubuntu di Amerika Serikat sejak Mei 2007 lalu. Baru-baru ini di pameran dan konferensi Linux itu Dell juga mengumumkan akan meluncurkan PC desktop dan notebook Linux ke pasar Eropa. Bahkan Dell juga ingin mendorong Linux ke perkantoran melalui strategi yang disebutnya dengan virtualisasi. Melalui virtualisasi ini, pemakai bebas memilih sistem operasi yang akan dijalankannya – Windows atau Linux – saat mereka menyalakan PC-nya.

Merasuki Mobile

Eforia Linux juga merasuki para vendor peranti komunikasi bergerak alias ponsel dan smartphone. Awal tahun ini, enam vendor yang berkaitan dengan peranti tersebut telah mendirikan LiMo Foundation untuk mendukung penggunaan Linux pada produknya. Keenamnya adalah Motorola, NEC, NTT DoCoMo, Panasonic Mobile Communications, Samsung Electronics, dan Vodafone. Belakangan ini bergabung pula simpatisannya yaitu Aplix (developer berbasis Java), Celunite, LG Electronics, Wind River (perusahaan device software optimization) dan McAfee; belum lagi associate member seperti ARM (pembuat mikroprosesor), Broadcom, Ericsson, Innopath, KTF (perusahaan telekomunikasi Korea Selatan), MotaVista Software dan NXP B.V. (pembuat chip).

Kelompok ini berharap, dengan semakin banyak yang bergabung, berarti peranti-peranti yang mereka hasilnya akan menggunakan platform yang sama yaitu Linux yang pada akhirnya akan memperkaya aplikasi-aplikasi pendukungnya. Menurut Morgan Gillis (Executive Director LiMo Foundation), seperti dikutip oleh situs Computer World, sekarang ini telah ada peranti mobile di pasar Cina dan Jepang yang menggunakan Linux, tetapi sebenarnya mereka itu masih menggunakan teknologi proprietary dan tidak berbasiskan pada open industry standard platform.

Mengapa Linux yang Dipilih?

Para pendiri LiMo memilih platform Linux karena biaya pengembangan yang lebih murah dan fleksibel. Alasan yang sama juga disampaikan oleh Dell. Menurut Dell, notebook dan desktop yang menjalankan Linux Ubuntu 7.04 yang diluncurkan ke pasar Eropa akan lebih murah US$50 sampai $100 ketimbang model yang menggunakan Windows.

HP punya alasan sendiri mengapa ia menggunakan Linux. Konon HP menghargai fungsionalitas baru yang ada pada kernel Linux yang meningkatkan efisiensi energi. Yaitu, Linux akan membuat sistem ke status low-power bila sedang tidak ada aktivitas komputasi.

Apapun alasan vendor, sistem Linux dapat menghindarkan kita, pemakai di Indonesia, dari pembajakan software. Dengan menggunakan sistem operasi Linux, kita dapat menghindari software-software mahal berbasis Windows seperti Office. Kini sudah banyak aplikasi Linux yang gratis. Dengan demikian kita dapat menghindarkan diri dari belitan pembajakan. Kecuali memang kantong Anda cukup tebal untuk membeli berbagai software yang terpasang di PC Anda.

Advertisements