Seperti artikel yang disajikan Koran Tempo edisi 27 Desember 2007 pada rubrik Ilmu&Teknologi, obat tetes mata dapat menyebabkan kebutaan. Oleh sebab itu disarankan oleh Profesor Suhardjo (Ketua Persatuan Dokter Mata Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta) agar hati-hati menggunakan obat tetes mata.

Menurut Prof Suhardjo saat ini masih banyak ditemukan kasus kebutaan karena tetes mata. Obat tetes mata yang mengandung steroid memang ampuh untuk atasi alergi dan iritasi mata. Namun penggunaan tetes mata yang mengandung steroid secara berlebihan (misalnya selama dua bulan berturu-turut) dapat menyebabkan glukoma atau peningkatan tekanan dalam bola mata yang mengakibatkan rusaknya saraf penglihatan.

Alergi mata sering terjadi pada anak-anak. Menurut Prof Suhardjo biasanya alergi ini akan hilang dengan sendirinya ketika telah dewasa. Sarannya, janganlah membeli dan menggunakan tetes mata secara berlebihan, apalagi tanpa resep dokter.

Advertisements