Bertahun-tahun saya menggunakan Palm, yaitu sejak PDA klasik dengan layar yang masih monokrom. Kemudian saya ganti dengan Palm C yang layarnya sudah berwarna, ada keyboard QWERTY, ada WiFi pula. Dan terakhir saya ganti dengan Palm 650 yang sudah menjadi smartphone, bukan lagi PDA saja. Sejak hampir empat tahun yang lalu, saya tetap setia dengan model 650 ini walaupun sudah keluar model baru berkali-kali.

 

PalmPreSekarang Palm mengumumkan model baru Palm Pre yang menggunakan sistem operasi baru WebOS. Sistem operasi baru ini tidak lagi kompatibel dengan Palm yang lama. Seperti namanya, WebOS memang “berbau-bau” Web. Pembuat aplikasi akan menggunakan bahasa Web standar seperti CSS, XHTML, dan JavaScript. Dengan demikian, menurut pihak Palm, akan lebih banyak orang yang dapat membuat program aplikasi untuk peranti baru tersebut. Kan banyak sudah orang yang menguasai bahasa “internasional” Web itu, begitu alasannya.

 

PalmPre dirancang dengan fungsi yang mirip iPhone, yaitu sebagai peranti kerja dan hiburan. Salah satu kelebihan utama PalmPre adalah Synergy. Synergy mentautkan informasi kontak yang tersebar di berbagai aplikasi. Contohnya, kontak yang disimpan di Outlook, account di Google dan Facebook, dapat ditampilkan dalam satu tampilan. Synergy akan mengenalinya sebagai satu orang. Memperbarui (update) kontak pada WebOs secara otomatis akan memperbarui semua informasi kontak dan account di PC maupun di Web tadi.

 

Palm Pre memiliki layar 3,1 inci, 320×480-pixel dengan keyboard QERTY model sliding, mendukung koneksi HSDPA. Selain itu ada fasilitas Wi-Fi, GPS, dan Bluetooth (termasuk Bluetooth stereo). Kapasitas penyimpanannya 8GB dengan bobot 135g.

 

Di Amerika Palm Pre akan diluncurkan semester pertama tahun ini. Di Eropa menyusul setelah itu dan mungkin juga langsung ke Asia.

 

Tampaknya menarik. Ganti Palm jadul saya dengan yang ini gak ya?

Advertisements